Bali Siapkan Lima Kawasan Rendah Emisi untuk Dorong Pariwisata Berkelanjutan

banner 468x60

Gubernur Bali Wayan Koster menetapkan lima kawasan rendah emisi yang tengah dipersiapkan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pariwisata Bali agar semakin berdaya saing sekaligus berkelanjutan.

Lima kawasan tersebut meliputi Nusa Dua dan Kuta di Kabupaten Badung, Ubud di Kabupaten Gianyar, Sanur di Kota Denpasar, serta Kepulauan Nusa Penida di Kabupaten Klungkung. Kawasan-kawasan tersebut diproyeksikan menjadi contoh penerapan konsep pariwisata rendah emisi di Bali.

Koster menjelaskan bahwa salah satu fokus utama program tersebut adalah penerapan energi hijau melalui pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Penerapannya diarahkan pada berbagai bangunan, mulai dari hotel, restoran, vila, perkantoran hingga rumah masyarakat.

Selain energi bersih, pemerintah juga mendorong penerapan transportasi hijau melalui penggunaan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB). Kebijakan ini diharapkan dapat mengurangi emisi kendaraan sekaligus mendorong terbentuknya ekosistem transportasi yang lebih ramah lingkungan.

Konsep kawasan rendah emisi juga mencakup penguatan ekosistem hijau melalui peningkatan tutupan lahan dan upaya menjaga kelestarian hutan. Di sektor pariwisata, pemerintah mendorong pengurangan penggunaan plastik sekali pakai untuk menekan timbulan sampah di kawasan wisata.

Sementara itu, aspek masyarakat hijau menjadi bagian penting dalam konsep tersebut. Masyarakat diharapkan ikut meningkatkan kualitas kehidupan dan perekonomian dengan tetap berlandaskan kearifan lokal. Melalui penerapan lima aspek tersebut, Pemprov Bali menargetkan kawasan wisata dapat berkembang tidak hanya dari sisi ekonomi, tetapi juga mampu menjaga lingkungan dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *