Wali Kota Denpasar Tinjau Lima Proyek Strategis 2025: Tegaskan Pembangunan Harus Tepat Waktu dan Berorientasi Manfaat Publik

banner 468x60
Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar terus menunjukkan komitmennya dalam memastikan setiap program pembangunan berjalan sesuai target, tepat waktu, dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Hal ini ditegaskan melalui kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Pembangunan Tahun Anggaran 2025 yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, pada Rabu (22/10). Dalam kegiatan tersebut, Jaya Negara turun langsung ke lapangan meninjau sejumlah proyek fisik strategis yang menjadi prioritas pembangunan daerah tahun ini.

Ada lima proyek utama yang menjadi fokus peninjauan kali ini, meliputi: Revitalisasi Monumen Puputan Badung, peningkatan infrastruktur Jalan Padma, pembangunan ruang belajar di SMP Negeri 17 Denpasar, penataan pedestrian kawasan Sanur, serta pembangunan Puskesmas Ibu dan Anak di Jalan Gunung Agung. Masing-masing proyek tersebut dinilai memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas hidup warga Denpasar dan mendukung arah pembangunan kota yang inklusif, sehat, dan berkelanjutan.

Wali Kota Jaya Negara menegaskan bahwa kegiatan Monev bukan sekadar agenda rutin administratif, melainkan bentuk nyata penerapan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan partisipatif. “Kami ingin memastikan bahwa seluruh proyek fisik benar-benar berjalan sesuai rencana dan tepat sasaran. Pembangunan bukan sekadar fisik, tetapi bagaimana hasilnya benar-benar bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya di sela-sela peninjauan lapangan.

Dalam kunjungannya ke proyek Revitalisasi Monumen Puputan Badung, Jaya Negara menekankan pentingnya menjaga nilai sejarah dan estetika kawasan yang menjadi ikon perjuangan rakyat Bali tersebut. Revitalisasi ini diarahkan untuk memperindah tata ruang dan memperkuat fungsi kawasan sebagai ruang publik edukatif yang bisa dinikmati masyarakat sekaligus wisatawan. “Kawasan ini bukan hanya monumen sejarah, tetapi juga ruang interaksi sosial. Maka, penataan harus memperhatikan keindahan, kebersihan, dan kelayakan infrastruktur bagi pengunjung,” katanya.

Sementara itu, di proyek peningkatan Jalan Padma, Wali Kota memeriksa langsung kualitas pengerjaan infrastruktur jalan dan drainase. Ia menegaskan agar kontraktor memperhatikan kualitas dan ketepatan waktu, mengingat ruas jalan ini merupakan jalur vital yang banyak dilalui warga dan wisatawan menuju pusat aktivitas ekonomi. Tak hanya itu, Jaya Negara juga meminta agar perbaikan dilakukan dengan memperhatikan daya tahan terhadap curah hujan tinggi, mengingat Denpasar termasuk wilayah dengan tingkat genangan yang cukup tinggi saat musim hujan.

Peninjauan juga dilakukan ke proyek pembangunan ruang belajar di SMP Negeri 17 Denpasar, yang menjadi bagian dari program peningkatan fasilitas pendidikan di ibu kota provinsi. Wali Kota menilai bahwa fasilitas pendidikan harus terus ditingkatkan agar peserta didik dapat belajar dalam lingkungan yang aman, sehat, dan mendukung kreativitas. “Investasi terbesar sebuah kota adalah investasi pada sumber daya manusianya. Ruang belajar yang nyaman akan melahirkan generasi muda yang berkualitas,” tegasnya.

Di kawasan Sanur, Wali Kota memantau proyek penataan pedestrian yang menjadi bagian dari program pengembangan kawasan wisata berwawasan lingkungan. Penataan ini diharapkan memperkuat citra Sanur sebagai destinasi wisata ramah pejalan kaki, dengan jalur pedestrian yang nyaman, aman, dan terintegrasi dengan fasilitas publik lainnya. Jaya Negara menilai bahwa Sanur harus menjadi model kota pantai berkelanjutan yang memadukan pariwisata, seni budaya, dan lingkungan. “Kita ingin setiap pengunjung yang datang ke Sanur bisa merasakan bahwa Denpasar adalah kota yang tertib, hijau, dan ramah bagi siapa saja,” ujarnya.

Peninjauan terakhir dilakukan di proyek Puskesmas Ibu dan Anak di Jalan Gunung Agung, fasilitas kesehatan baru yang dibangun untuk memperluas layanan kesehatan dasar bagi warga. Proyek ini menjadi bagian dari upaya Pemkot Denpasar dalam memperkuat sistem kesehatan masyarakat, terutama bagi ibu dan anak. Jaya Negara berharap fasilitas ini dapat berfungsi maksimal dan menjadi pusat pelayanan kesehatan preventif, promotif, sekaligus edukatif. “Kami ingin seluruh lapisan masyarakat mendapat akses layanan kesehatan yang mudah, cepat, dan berkualitas. Itulah esensi pembangunan kota yang berpihak pada rakyat,” jelasnya.

Selain meninjau progres fisik, kegiatan Monev juga menjadi ajang evaluasi menyeluruh bagi perangkat daerah terkait, mulai dari Dinas PUPR, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, hingga Dinas Pariwisata. Jaya Negara meminta setiap OPD untuk meningkatkan koordinasi, memperkuat pengawasan lapangan, dan segera mengatasi kendala teknis yang ditemukan. Ia juga mengingatkan agar seluruh proyek memperhatikan kaidah estetika perkotaan, penggunaan material ramah lingkungan, serta standar keamanan konstruksi.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Denpasar kembali menegaskan komitmen pemerintah untuk menjalankan pembangunan yang berorientasi manfaat publik dan selaras dengan visi “Denpasar Maju, Sejahtera, dan Berbudaya.” Ia menyebut bahwa pembangunan tidak boleh terjebak pada pencapaian kuantitatif semata, tetapi harus memastikan keseimbangan antara kemajuan ekonomi, kelestarian lingkungan, dan keharmonisan sosial.

Kegiatan Monev ini juga menjadi simbol sinergi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan sektor swasta, di mana setiap pihak memiliki peran penting dalam menjaga kualitas pembangunan kota. Pemkot Denpasar berencana melanjutkan Monev tahap berikutnya untuk proyek-proyek prioritas lain, termasuk pengelolaan sampah, sistem drainase terpadu, serta pengembangan transportasi ramah lingkungan.

Dengan pengawasan langsung dari pimpinan daerah, diharapkan seluruh proyek strategis tahun 2025 dapat selesai tepat waktu, memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat, dan memperkuat posisi Denpasar sebagai kota yang tangguh, modern, serta berakar kuat pada nilai budaya dan kearifan lokal.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *