Tim SAR Gabungan Evakuasi 12 Korban Banjir di Jalan Dewi Sri Akibat Cuaca Ekstrem di Badung

banner 468x60

Tim SAR gabungan mengevakuasi sebanyak 12 korban banjir di kawasan Jalan Dewi Sri, Legian, Kabupaten Badung, yang menjadi salah satu titik terdampak paling parah akibat cuaca ekstrem dalam beberapa hari terakhir. Proses evakuasi dilakukan menyusul terjadinya genangan air dengan ketinggian signifikan yang melumpuhkan aktivitas masyarakat serta arus lalu lintas di jalur utama tersebut. Kondisi ini terjadi sebagai dampak dari hujan dengan intensitas tinggi yang disertai angin kencang dan berlangsung selama tiga hari berturut-turut di sejumlah wilayah Bali, khususnya Denpasar dan Badung.

Koordinator Lapangan Basarnas Bali, Komang Sudiarsa, menyampaikan bahwa proses evakuasi berlangsung sejak siang hingga sore hari dengan melibatkan personel dari berbagai unsur SAR gabungan. Ia menjelaskan bahwa seluruh korban berhasil dievakuasi dari area terdampak di sekitar Jalan Dewi Sri yang mengalami kelumpuhan akibat tingginya genangan air. Upaya penyelamatan dilakukan dengan memprioritaskan keselamatan warga yang terjebak di dalam rumah maupun di lokasi dengan akses terbatas akibat banjir yang merendam kawasan permukiman dan jalan raya.

Berdasarkan laporan di lapangan, bencana banjir yang melanda puluhan titik di Bali, terutama di wilayah Denpasar dan Badung, dipicu oleh curah hujan tinggi yang terjadi secara terus-menerus selama tiga hari terakhir. Intensitas hujan yang meningkat menyebabkan kapasitas drainase tidak mampu menampung debit air secara optimal, sehingga air meluap hingga ke ruas jalan utama serta lingkungan permukiman warga. Situasi ini berdampak langsung terhadap mobilitas masyarakat serta meningkatkan risiko keselamatan bagi warga yang berada di area terdampak.

Puncak kejadian banjir di Jalan Dewi Sri terjadi ketika air meluap hingga mencapai ketinggian lebih dari satu meter atau setara dengan dada orang dewasa. Tingginya genangan tersebut mengakibatkan lalu lintas kendaraan di jalur utama lumpuh total, sehingga menghambat akses keluar-masuk kawasan Legian. Selain itu, kondisi ini juga menyulitkan warga untuk melakukan evakuasi mandiri, sehingga memerlukan intervensi dari tim SAR untuk memastikan proses penyelamatan dapat berlangsung dengan aman dan efektif.

Dengan berhasilnya evakuasi terhadap 12 korban banjir di kawasan tersebut, tim SAR gabungan terus melakukan pemantauan terhadap potensi dampak lanjutan yang mungkin terjadi akibat cuaca ekstrem. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap kemungkinan banjir susulan, mengingat prakiraan cuaca yang masih menunjukkan potensi hujan dalam beberapa hari ke depan. Upaya koordinasi lintas instansi diharapkan dapat mempercepat penanganan bencana serta meminimalisasi risiko bagi warga yang tinggal di wilayah rawan genangan air.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *