ASDP Pastikan Penyeberangan Ketapang–Gilimanuk Lancar pada Arus Balik Lebaran 2026

banner 468x60

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur, memastikan operasional kapal feri di lintasan Ketapang (Banyuwangi)–Gilimanuk (Bali) berjalan sesuai dengan skenario pengendalian arus balik Lebaran 2026. Hingga periode H+1 Lebaran, arus kendaraan yang melintas di jalur penyeberangan tersebut masih berada dalam batas kapasitas layanan yang tersedia. Kondisi ini menunjukkan bahwa pengelolaan arus kendaraan berjalan efektif meskipun terjadi peningkatan mobilitas masyarakat pascalibur Idulfitri.

General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang, Arief Eko, menyampaikan bahwa pola kedatangan kendaraan yang relatif merata menjadi salah satu faktor utama dalam menjaga kelancaran operasional di pelabuhan. “Sampai dengan hari ini (H+1 Lebaran) arus kendaraan masih dalam batas kapasitas layanan, dan pola kedatangan yang merata membuat proses bongkar muat kapal berlangsung cepat dan efisien tanpa hambatan,” ujarnya di Banyuwangi, Senin (23/3). Distribusi kendaraan yang tidak menumpuk dalam waktu tertentu dinilai mampu mengurangi potensi antrean panjang di area pelabuhan.

Menurut Arief, optimalisasi jumlah perjalanan kapal (trip) serta pengaturan pola sandar kapal menjadi strategi kunci dalam menghadapi lonjakan volume kendaraan selama arus balik. Penyesuaian jadwal operasional dilakukan secara dinamis untuk memastikan seluruh armada dapat beroperasi secara maksimal. Selain itu, koordinasi antarpetugas di lapangan juga ditingkatkan guna menjaga ritme layanan tetap stabil dan responsif terhadap perubahan kondisi di lapangan.

Ia juga mengungkapkan bahwa terjadi peningkatan trafik kendaraan pada rute penyeberangan dari Pelabuhan Gilimanuk menuju Pelabuhan Ketapang. Meskipun demikian, lonjakan tersebut masih dapat dikendalikan dengan baik berkat penerapan sistem manajemen operasional yang terencana. Hal ini mencerminkan kesiapan operator dalam mengantisipasi peningkatan mobilitas masyarakat selama periode arus balik Lebaran.

Dengan kondisi operasional yang tetap terkendali, ASDP optimistis layanan penyeberangan di lintasan Ketapang–Gilimanuk dapat terus berjalan lancar hingga puncak arus balik selesai. Masyarakat yang akan melakukan perjalanan diimbau untuk tetap mengikuti arahan petugas serta memperhatikan jadwal keberangkatan guna menjaga kelancaran bersama. Upaya kolaboratif antara operator dan pengguna jasa diharapkan dapat memastikan perjalanan berlangsung aman, tertib, dan efisien selama periode arus balik Lebaran 2026.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *