Pelatih tim nasional Indonesia, Patrick Kluivert, menegaskan tekad kuat skuad Garuda untuk berjuang habis-habisan di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia demi mengamankan satu tiket lolos langsung ke putaran final yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko tahun depan. Dalam fase ini, Indonesia tergabung di Grup B bersama Arab Saudi dan Irak—dua kekuatan besar sepak bola Asia yang akan menjadi tantangan berat bagi tim Merah Putih. Laga perdana Indonesia dijadwalkan berlangsung di Stadion King Abdullah Sport City, Jeddah, pada Kamis (9/10) pukul 00.15 WIB. Dalam konferensi pers pra-pertandingan, Selasa (7/10), Kluivert menegaskan bahwa seluruh pemain memahami pentingnya pertandingan pembuka ini dan akan menanganinya dengan mentalitas juara. “Kami menganggap pertandingan ini sebagai final, dan kami akan melakukan apa pun untuk mendapatkan hasil positif. Kami punya kepercayaan diri bahwa kami akan tampil kuat,” ujarnya.
Kluivert, yang sebelumnya pernah menukangi tim-tim Eropa elit dan memiliki pengalaman luas di pentas internasional, menilai bahwa semangat kolektif dan disiplin taktik akan menjadi kunci utama bagi Indonesia untuk menghadapi tekanan besar di Jeddah. Ia menyebut para pemain sudah menunjukkan progres signifikan dalam sesi latihan, dengan fokus memperkuat organisasi pertahanan serta kecepatan transisi serangan. “Kami menghormati Arab Saudi dan Irak sebagai lawan kuat, tetapi kami datang untuk bertarung, bukan sekadar tampil,” tambahnya. Dukungan publik Tanah Air diyakininya akan menjadi bahan bakar tambahan bagi para pemain Garuda yang kini tengah menulis sejarah baru di kancah sepak bola dunia. Meski di atas kertas Indonesia bukan unggulan, Kluivert optimistis determinasi dan kerja keras dapat menjadi pembeda. Dengan performa yang terus meningkat sejak babak sebelumnya, timnas Indonesia berambisi menorehkan pencapaian bersejarah: menjadi wakil Asia Tenggara pertama yang lolos langsung ke putaran final Piala Dunia 2026.










