Gubernur Bali Wayan Koster melakukan langkah cepat untuk memastikan pelayanan kesehatan di Kota Denpasar segera pulih pasca banjir besar yang melanda pada Rabu (10/9) lalu. Dalam kunjungan kerja ke Jakarta, Koster bertemu langsung dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin guna mengajukan permohonan bantuan alat kesehatan yang mendesak, khususnya untuk RSUD Wangaya Denpasar yang menjadi salah satu fasilitas publik paling terdampak. Dalam keterangan resminya di Denpasar, Rabu (17/9), Koster menegaskan bahwa permohonan tersebut merupakan kelanjutan dari rangkaian pertemuan sebelumnya dengan Menko PMK serta Menko Hukum dan HAM, sebagai bagian dari upaya terpadu Pemprov Bali dan Pemkot Denpasar untuk mempercepat pemulihan sarana vital pasca-bencana. Ia menuturkan, banjir yang melanda pekan lalu tidak hanya merendam rumah-rumah warga, tetapi juga melumpuhkan layanan kesehatan di RSUD Wangaya, di mana peralatan medis rusak, obat-obatan terendam air, dan pasokan listrik sempat terputus. Situasi itu, menurutnya, sangat memprihatinkan karena rumah sakit tersebut merupakan tumpuan utama pelayanan kesehatan masyarakat Denpasar dan sekitarnya. “Saya menemui Pak Menkes, dalam kesempatan ini kami mohon bantuan alat kesehatan untuk RSUD Wangaya Denpasar yang rusak akibat banjir,” ujarnya dengan nada serius, seraya menegaskan bahwa permohonan ini adalah usulan resmi dari Pemkot Denpasar sebagai daerah yang paling terdampak bencana.
Menanggapi permintaan tersebut, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin merespons positif dan menyatakan komitmennya untuk membantu penuh Pemprov Bali dalam memperbaiki kondisi layanan kesehatan yang terganggu akibat banjir besar. Budi memastikan pihaknya akan segera menyalurkan dukungan, baik berupa penggantian alat kesehatan yang rusak, bantuan logistik medis, maupun pendampingan teknis agar operasional RSUD Wangaya dapat segera kembali normal. “Kami siap membantu, karena sektor kesehatan tidak boleh berhenti meskipun sedang dilanda bencana,” ujarnya. Respons cepat Menkes ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah pusat hadir mendampingi daerah dalam menghadapi situasi darurat. Dukungan tersebut juga dinilai krusial untuk mengurangi beban warga yang masih bergulat dengan pemulihan pasca banjir, terutama bagi masyarakat rentan yang sangat membutuhkan akses layanan medis. Dengan adanya intervensi dari Kemenkes, diharapkan pelayanan kesehatan di Denpasar segera pulih, sementara sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pihak terkait terus digencarkan agar Bali mampu bangkit kembali dari dampak banjir.










