Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bali mengumumkan peringatan dini cuaca untuk Senin, 15 September 2025, berdasarkan informasi prakiraan dari BMKG yang menunjukkan potensi hujan intensitas sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang di sejumlah wilayah Pulau Dewata. Rilis resmi BPBD di Denpasar menekankan bahwa pola cuaca berintensitas tinggi dalam kurun pendek dapat memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir, genangan, tanah longsor, hingga pohon tumbang, terlebih pada kawasan dengan kontur terjal, drainase tidak memadai, dan ruang terbuka yang dipadati aktivitas warga. Dengan mempertimbangkan karakter cuaca yang cepat berubah, BPBD meminta masyarakat, pelaku usaha, pengelola destinasi wisata, serta pengendara untuk meningkatkan kewaspadaan sepanjang hari—terutama pada jam-jam rawan hujan lebat—seraya memperbarui informasi cuaca resmi. Peringatan ini juga menyasar aktivitas luar ruang yang rentan terhadap kilat/petir dan hembusan angin kencang: nelayan dengan kapal kecil, pekerja proyek ketinggian, petani di lahan terbuka, komunitas pesepeda, hingga pengunjung pantai diimbau menunda kegiatan ketika awan konvektif pekat mulai terbentuk. Pengguna jalan diminta mengatur rute alternatif dan menjaga jarak aman antarkendaraan, menghindari melintas di bawah baliho dan pepohonan besar saat hembusan angin meningkat, serta tidak memaksa menerobos genangan yang menutup permukaan jalan. Sektor layanan publik—dari pengelola sekolah, kampus, rumah ibadah, pasar tradisional, hingga pusat perbelanjaan—disarankan meninjau kesiapan jalur evakuasi internal, memastikan sistem kelistrikan terlindung dari lonjakan petir, dan menyiagakan petugas kebersihan untuk menangani sampah yang berpotensi menyumbat saluran. Di lingkungan pemukiman, warga diimbau merapikan halaman, mengikat benda-benda ringan yang mudah terangkat angin, memeriksa talang dan atap rumah, serta menempatkan barang-barang penting pada posisi lebih tinggi sebagai langkah mitigasi jika terjadi rembesan air.
Sebagai tindak pencegahan struktural, BPBD mengajak masyarakat bergotong-royong membersihkan saluran air, selokan, dan mulut-mulut drainase di sekitar rumah maupun tempat usaha untuk mengurangi risiko luapan saat curah hujan memuncak. Pengurus banjar dan desa/kelurahan dapat mengaktifkan kanal informasi darurat setempat agar warga cepat menerima peringatan, sementara relawan kebencanaan dan pecalang lingkungan didorong melakukan pemantauan titik-titik rawan, seperti tebing labil, bantaran sungai, tikungan jalan yang kerap tergenang, serta lokasi yang sering dilintasi wisatawan. Orang tua disarankan mengawasi anak-anak agar tidak bermain di badan sungai, saluran besar, atau kawasan pantai saat kondisi cuaca memburuk, sedangkan pelaku kegiatan komunal di ruang terbuka (latihan olahraga, upacara adat, atau pertunjukan) diimbau menyiapkan rencana kontinjensi—termasuk penundaan—apabila muncul kilat dan hembusan angin kencang. Ketika hujan deras disertai petir terjadi, masyarakat diharapkan menjauh dari area terbuka, tidak berteduh di bawah pohon, melepaskan perangkat elektronik dari sumber listrik jika perlu, dan menghindari penggunaan payung berujung logam di ruang terbuka. Pengendara sepeda motor dan mobil disarankan menepi di tempat aman apabila jarak pandang turun drastis, serta mengaktifkan lampu utama dan lampu hazard hanya saat berhenti darurat. Jika menemukan pohon tumbang, tiang utilitas miring, longsoran kecil, atau genangan meluas yang membahayakan, warga diminta segera melapor ke BPBD setempat atau layanan darurat terdekat agar penanganan bisa dipercepat. Informasi resmi, termasuk pembaruan peringatan dan imbauan teknis, dapat diakses melalui kanal BPBD kabupaten/kota, Call Center darurat daerah, serta saluran komunikasi pemerintah provinsi. BPBD menegaskan, kesiapsiagaan kolektif—dari langkah sederhana seperti membersihkan saluran air hingga koordinasi cepat ketika terjadi kejadian—menjadi kunci meminimalkan dampak dan mempercepat pemulihan. Dengan tetap tenang, waspada, dan mengikuti arahan petugas, masyarakat Bali diharapkan dapat beraktivitas dengan aman di tengah dinamika cuaca hari ini.










