Dishub Bali Uji Coba Bus Listrik Trans Metro Dewata di Rute Kuta–Nusa Dua

banner 468x60

Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Bali resmi memulai uji coba penggunaan bus listrik Trans Metro Dewata (TMD) pada rute Sentral Parkir Kuta menuju Nusa Dua. Uji coba ini dilakukan dengan sistem layanan gratis selama satu bulan penuh untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat merasakan secara langsung pengalaman naik transportasi umum berbasis energi ramah lingkungan. Kepala Dishub Bali, IGW Samsi Gunarta, menjelaskan bahwa pemberlakuan gratis ini merupakan bagian dari skema pengenalan sekaligus pengujian lapangan terhadap kinerja armada listrik. Menurutnya, semua aspek, mulai dari performa kendaraan, daya tahan baterai, efektivitas operasional di rute wisata yang padat, hingga respon masyarakat akan diperhatikan secara cermat. Program ini juga merupakan hasil kerja sama dengan pihak swasta, yakni PT Kalista, yang memberikan bantuan satu unit bus listrik sebagai tahap awal untuk mengetahui kondisi riil penerapan kendaraan berbasis baterai di jalanan Bali. Dengan adanya uji coba ini, Dishub Bali berharap dapat memperoleh data teknis serta masukan langsung dari pengguna sebelum memperluas jumlah armada dan cakupan layanan. Lebih jauh, inisiatif ini tidak hanya berkaitan dengan aspek transportasi, tetapi juga mendukung agenda Bali sebagai destinasi pariwisata hijau, sekaligus sejalan dengan komitmen pemerintah daerah untuk menekan emisi karbon melalui penggunaan energi bersih dalam sektor transportasi publik.

Samsi menambahkan, meski baru tersedia satu unit bus listrik, uji coba ini menjadi langkah penting dalam menyiapkan sistem transportasi modern di Pulau Dewata. Dengan mengoperasikan rute yang melintasi kawasan pariwisata Kuta hingga Nusa Dua, pihaknya menilai lokasi tersebut sangat tepat sebagai proyek percontohan karena karakteristik lalu lintasnya padat dan sekaligus menjadi jalur utama wisatawan. Data dari tahap uji coba ini nantinya akan dijadikan acuan untuk menentukan kebutuhan armada tambahan, estimasi biaya operasional, serta perhitungan efisiensi energi jika dibandingkan dengan bus berbahan bakar fosil. Masyarakat diharapkan aktif memberikan tanggapan mengenai kenyamanan, keamanan, serta ketepatan waktu layanan agar hasil evaluasi lebih komprehensif. Ke depan, Dishub Bali menargetkan bahwa sistem bus listrik Trans Metro Dewata dapat menjadi bagian integral dari jaringan transportasi publik berkelanjutan di Bali, mendukung mobilitas warga lokal dan wisatawan dengan cara yang ramah lingkungan. Inovasi ini juga diharapkan mampu menurunkan ketergantungan pada kendaraan pribadi, mengurangi kemacetan, sekaligus mendukung citra Bali sebagai pionir daerah pariwisata dengan transportasi rendah emisi. Uji coba ini tidak hanya menjadi simbol perubahan arah kebijakan transportasi, tetapi juga momentum untuk mendorong gaya hidup masyarakat menuju penggunaan transportasi umum yang lebih bersih, modern, dan efisien.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *