Sebagai bagian dari langkah strategis dalam menggenjot efisiensi operasional dan membangun atmosfer kerja yang profesional, PLN Icon Plus SBU Regional Bali dan Nusa Tenggara (Nusra) secara berkesinambungan menggalakkan budaya kerja yang bersih, rapi, dan tertib di seluruh lini organisasi. Kebijakan ini merupakan wujud transformasi budaya internal untuk memastikan seluruh fasilitas dan sarana kerja siap menopang produktivitas pegawai secara optimal.
Implementasi budaya kerja ini diwujudkan melalui pembakuan standar penataan ruang kerja, mulai dari pengarsipan dokumen secara sistematis, kerapian instalasi kabel perangkat IT, hingga kedisiplinan dalam merawat fasilitas umum kantor. Berlandaskan prinsip kerapian dan keteraturan ini, manajemen berupaya mengeliminasi hambatan teknis harian agar alur kerja para personel dapat berlangsung lebih lancar, cepat, dan efektif.
Sebagai subholding PLN yang bergerak di ranah konektivitas dan solusi digital, PLN Icon Plus meyakini bahwa keteraturan di dalam organisasi merupakan cerminan nyata dari mutu layanan yang disajikan kepada publik. Lewat pembiasaan lingkungan kerja yang bersih, rapi, dan teratur, perusahaan optimis dapat membentuk karakter pegawai yang disiplin, responsif, serta berenergi positif dalam merespons dinamika industri digital yang cepat.
Senior Manager SBU Regional Bali dan Nusa Tenggara PLN Icon Plus, Anton Suprapto Adi, memaparkan bahwa gerakan ini membutuhkan komitmen kolektif yang dipelihara secara konsisten oleh seluruh jajaran. “Kami ingin memastikan area kantor menjadi tempat yang kondusif untuk memicu fokus dan performa terbaik. Dengan suasana kerja yang bersih, rapi, dan tertata secara disiplin, seluruh tim akan lebih sigap dan solid dalam menghadirkan layanan telekomunikasi yang prima bagi pelanggan di Bali dan Nusa Tenggara,” jelasnya.
Melalui sinergi kepemimpinan dan konsistensi penerapan budaya tertib ini, PLN Icon Plus SBU Regional Bali dan Nusa Tenggara membuktikan kepeduliannya dalam membangun fondasi organisasi yang tangguh. Inisiatif internal ini menjadi langkah penting korporasi dalam memperkokoh budaya kerja unggul, sehingga mampu menunjang penyediaan layanan teknologi informasi dan komunikasi yang stabil, aman, serta tepercaya bagi masyarakat luas secara berkelanjutan.










