Menko Pangan Perkenalkan Teknologi “Lahsamor” untuk Olah Sampah Organik di Bali

banner 468x60

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan memperkenalkan teknologi pengolahan sampah organik bernama “Lahsamor” sebagai salah satu solusi untuk mengurangi persoalan sampah di Bali.

Dalam kegiatan Apel Siaga Pilah Sampah di Lapangan Niti Mandala Renon pada Selasa (7/7), Zulkifli meninjau langsung cara kerja Lahsamor, teknologi yang dikembangkan oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional untuk mengolah sampah organik rumah tangga setiap hari.

Menurut Zulkifli, kunci utama keberhasilan pengelolaan sampah tetap dimulai dari pemilahan antara sampah organik dan anorganik. Setelah dipilah, sampah organik dapat diolah menggunakan Lahsamor sehingga tidak seluruhnya berakhir di tempat pemrosesan akhir (TPA).

Teknologi ini menggunakan perangkat sederhana berbahan dasar drum yang dirancang untuk skala rumah tangga. Dengan pemanfaatannya, sekitar 40 persen sampah harian rumah tangga yang didominasi sampah organik berpotensi tidak lagi dibuang ke TPA, sehingga dapat mengurangi beban pengelolaan sampah sekaligus mendukung pengolahan yang lebih ramah lingkungan.

Pemerintah berharap penerapan teknologi seperti Lahsamor dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mengelola sampah sejak dari sumbernya. Selain membantu mengurangi volume sampah yang masuk ke TPA, inovasi ini juga menjadi bagian dari upaya mewujudkan sistem pengelolaan sampah yang lebih berkelanjutan di Bali dan daerah lainnya di Indonesia.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *