Personel Direktorat Samapta (Ditsamapta) Polda Bali melakukan evakuasi terhadap hewan peliharaan milik warga yang terdampak banjir di kawasan Jalan Bumi Ayu, Sanur, pada Selasa (24/2). Tindakan ini dilakukan sebagai bagian dari respons cepat aparat kepolisian dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana hidrometeorologi akibat curah hujan tinggi yang melanda wilayah tersebut. Selain fokus pada keselamatan warga, petugas juga memberikan perhatian terhadap keberadaan hewan peliharaan yang berpotensi terjebak dalam genangan air maupun lingkungan yang tidak aman selama banjir berlangsung.
Dalam proses evakuasi, personel di lapangan memastikan bahwa hewan-hewan peliharaan tersebut dipindahkan ke lokasi yang lebih aman guna menghindari risiko lanjutan seperti tenggelam, hipotermia, atau cedera akibat arus air. Upaya ini dilakukan secara hati-hati dengan mempertimbangkan kondisi psikologis hewan yang cenderung mengalami stres saat berada dalam situasi darurat. Petugas juga berkoordinasi dengan pemilik untuk memastikan bahwa proses pemindahan berlangsung tanpa menimbulkan kepanikan tambahan baik bagi hewan maupun warga sekitar.
Langkah evakuasi ini merupakan bagian dari pendekatan kemanusiaan yang tidak hanya berorientasi pada keselamatan manusia, tetapi juga terhadap makhluk hidup lain yang terdampak bencana. Dalam konteks penanganan situasi darurat, keberadaan hewan peliharaan sering kali menjadi perhatian khusus karena memiliki ketergantungan terhadap pemiliknya serta keterbatasan dalam menyelamatkan diri. Oleh karena itu, intervensi dari aparat menjadi krusial dalam meminimalisasi potensi kerugian maupun risiko keselamatan bagi hewan-hewan tersebut selama banjir terjadi.
Selain membantu proses evakuasi warga dari area terdampak, personel Ditsamapta juga memastikan bahwa hewan peliharaan yang diselamatkan ditempatkan di area yang terlindungi dari genangan air dan potensi bahaya lingkungan lainnya. Penanganan ini diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi pemilik yang harus menghadapi situasi darurat akibat banjir, sekaligus memastikan bahwa hewan peliharaan mereka tetap dalam kondisi selamat hingga situasi kembali normal. Pendekatan ini mencerminkan komitmen aparat dalam memberikan perlindungan menyeluruh terhadap komunitas yang terdampak bencana.
Melalui kegiatan evakuasi ini, Ditsamapta Polda Bali menunjukkan kepedulian terhadap keselamatan seluruh elemen kehidupan yang terdampak oleh bencana alam. Upaya tersebut sekaligus menjadi bentuk implementasi nilai-nilai kemanusiaan dalam tugas pelayanan publik, di mana keselamatan dan kesejahteraan makhluk hidup menjadi prioritas utama dalam setiap penanganan situasi darurat. Dokumentasi kegiatan evakuasi ini turut dibagikan melalui akun resmi @ditsamapta_poldabali sebagai bentuk transparansi dan edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana.










