Upacara Adat Digelar di Desa Adat Ubung, Pengendara Diimbau Waspada saat Melintas di Jalan Cokroaminoto

banner 468x60

Masyarakat Desa Adat Ubung menggelar upacara adat pada Minggu (14/12) di kawasan Jalan Cokroaminoto, Ubung, Kota Denpasar. Pelaksanaan upacara tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan adat dan keagamaan yang rutin dilaksanakan oleh desa adat setempat sebagai wujud pelestarian tradisi dan budaya Bali. Sejak pagi hari, aktivitas masyarakat terlihat meningkat di sekitar lokasi upacara, ditandai dengan mobilitas krama desa, persiapan sarana upakara, serta prosesi adat yang melibatkan sejumlah ruas jalan di kawasan tersebut. Kondisi ini berdampak pada kelancaran arus lalu lintas, terutama di Jalan Cokroaminoto yang dikenal sebagai salah satu jalur utama dengan volume kendaraan cukup padat, baik kendaraan pribadi maupun kendaraan umum. Sejumlah titik di sekitar area upacara terpantau mengalami perlambatan arus kendaraan, terutama saat prosesi adat berlangsung dan ketika krama desa melintas membawa perlengkapan upacara. Kehadiran pecalang dan petugas pengamanan desa adat turut membantu mengatur lalu lintas agar tetap berjalan tertib, meski dalam kecepatan terbatas. Pemerintah desa bersama unsur adat telah berkoordinasi untuk memastikan pelaksanaan upacara berlangsung khidmat tanpa mengabaikan keselamatan pengguna jalan. Masyarakat yang berada di sekitar lokasi juga tampak ikut berpartisipasi dengan menyesuaikan aktivitas harian mereka, termasuk membatasi penggunaan kendaraan pada jam-jam tertentu guna mengurangi kepadatan lalu lintas.

Sehubungan dengan pelaksanaan upacara adat tersebut, pengendara yang melintas di kawasan Jalan Cokroaminoto, Ubung, diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan kehati-hatian. Pengguna jalan diminta mengurangi kecepatan, memperhatikan kondisi sekitar, serta mematuhi arahan pecalang dan petugas yang berjaga di lapangan. Selain itu, masyarakat pengguna jalan juga disarankan untuk mempertimbangkan penggunaan jalur alternatif guna menghindari potensi kemacetan dan memastikan keselamatan selama prosesi berlangsung. Aparat desa adat menegaskan bahwa imbauan ini bertujuan untuk menjaga keselamatan bersama sekaligus menghormati kegiatan adat yang sedang dilaksanakan. Pelaksanaan upacara adat di Desa Adat Ubung tidak hanya memiliki makna spiritual bagi masyarakat setempat, tetapi juga menjadi bagian penting dari pelestarian budaya Bali di tengah dinamika perkotaan yang semakin padat. Oleh karena itu, dukungan dan pengertian dari seluruh pengguna jalan sangat diharapkan agar kegiatan adat dapat berjalan lancar dan tertib. Pemerintah Kota Denpasar melalui pihak terkait juga mengapresiasi peran aktif desa adat dalam menjaga ketertiban selama pelaksanaan upacara, serta mengajak masyarakat luas untuk selalu menghormati kegiatan keagamaan dan adat yang berlangsung di ruang publik. Dengan kerja sama yang baik antara masyarakat, aparat adat, dan pengguna jalan, diharapkan pelaksanaan upacara adat di Desa Adat Ubung dapat berlangsung dengan aman, lancar, dan penuh khidmat tanpa menimbulkan gangguan berarti bagi aktivitas lalu lintas di kawasan tersebut.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *